Assalamu alaikum wr.wb

Alhamdulillah di tahun 2011 ini ana diberikan rizki oleh Allah azza wajalla untuk menunaikan ibadah umroh secara gratis, ana bersyukur atas kehadirat allah swt atas limpahan rahmat dan hidayahnya karena telah mengabulkan do’a ana, terima kasih juga ana limpahkan atas do’a teman-teman dan keluarga yang selalu menyertai dalam setiap langkah-langkah ana.

Ana berpamitan dengan keluarga dan memohon izin serta do’a ketika hendak berangkat meninggalkan rumah, perjalanan ini begitu jauh tapi terasa ringan langkah ini karena tujuannya ke baitullah untuk mencari ridho allah azza wajalla dan memohon ampunan atas semua dosa-dosa.

Selama didalam perjalanan tak lupa ana berdo’a dan berzikir agar dimudahkan dan dilancarkan segala Ibadah ana menuju Baitullah, di dalam pesawat menuju Jeddah ana sempat tidak bisa bernafas dalam waktu beberapa detik dan didalam hati ana berdo’a ” ya allah, ampunilah dosa-dosa ana selama ini, izinkan ana untuk melaksanakan ibadah umroh ini dan ridhoilah ana”, alhamdulillah beberapa saat kemudian ana bisa bernafas kembali dan kemudian membaca ayat kursi agar selalu dilapangkan dan dimudahkan.

Alhamdulillah, ana dan jamaah ibadah umroh lainnya tiba dibandara king abdul azis kemudian melanjutkan perjalanan ke Madinah. Subhanallah, setibanya ana dimadinah, ana dan jamaah lainnya langsung melaksanakan ibadah sholat jum’at, ana begitu takjub dengan masjid nabawi dan dimasjid inilah terdapat makam rasulullah saw yang kita cintai.

Ana tidak mau melewatkan kesempatan ini untuk selalu sholat di masjid nabawi dan menuju roudah untuk memanjatkan do’a kepada rasulullah muhammad saw dan para sahabatnya. ketika hendak meninggalkan masjid nabawi/madinah,  ana tidak sanggup untuk berpisah dan tidak dapat membendung perasaan dan airmata ini, ya allah izinkan ana untuk kembali ke madinah.

Berat rasanya meninggalkan madinah dan menuju mekkah untuk melaksanakan thawaf, terlebih dahulu mengambil miqat kemudian menuju masjidil haram. sesampai di mekkah, ketika memasuki masjidil haram, ana merasa dag dig dug, ana takjub memandang ka’bah, perasaan ana tidak dapat terlukiskan, terdiam sejenak, ya allah inilah kuasamu, ya allah begitu kecil dan hina ana dihadapanmu, ya allah ampunilah dosa-dosa ana ini.

Alhamdulillah, begitu selesai melaksanakan ibadah umroh, tiba saatnya meninggalkan mekkah, sedih rasanya meninggalkan madinah ( masjid nabawi ) dan mekkah ( masjidil haram ), tetapi ujian demi ujian telah menanti dihadapan kita, bagaimana kita menghadapi ujian itu dengan penuh kesabaran.

Ya allah, izinkan ana untuk kembali ke madinah dan mekkah untuk melaksanakan ibadah haji, kabulkanlah ya allah. Aminnnnnnnn